Aceh keluar sebagai juara umum pertama PON pada cabang petanque
17 September 2024 02:40 WIB
Aceh keluar sebagai juara umum pertama PON pada cabang petanque
Kontingen Aceh menjadi juara umum PON XXI Aceh-Sumut 2025 cabang petanque. ANTARA/Hendri Sukma Indrawan
Banda Aceh (ANTARA) - Aceh berhasil meraih gelar juara umum dalam cabang Petanque di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 setelah mengumpulkan total 10 medali. “Alhamdulillah, target KONI Aceh di cabang Petanque sudah tercapai. Kami berhasil meraih empat medali emas dan menjadi juara umum,” ungkap Ketua Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Aceh, Abdurrahman usai pertandingan final di Sport Center Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh pada Senin (16/9).
Meski hanya meraih perunggu di dua nomor terakhir yaitu trio campur (2 putra 1 putri) dan trio campur (1 putra dan 2 putri,) dengan 4 medali emas, 1 perak, dan 5 perunggu.
Posisi Aceh tetap tidak tergeser dalam klasemen perolehan medali PON 1 pada cabang petanque yaitu dengan 4 emas, satu perak dan lima perunggu.
Hasil ini sekaligus mengukuhkan posisi Aceh di puncak klasemen medali Petanque, meninggalkan pesaing terdekatnya, Jawa Timur, yang meraih 2 emas dan 5 perak, serta Jambi di posisi ketiga dengan 1 emas, 4 perak, dan 2 perunggu.
Abdurrahman juga memberikan apresiasi atas performa tim Petanque Aceh yang luar biasa sepanjang turnamen. Prestasi ini turut membantu Aceh masuk ke dalam lima besar klasemen sementara perolehan medali di PON XXI.
Pada PON 2024 Aceh-Sumut yang berlangsung pada 9-19 September, cabang petanque sendiri setelah hanya dipertandingkan di pra-PON 2019.
Petanque pada PON 2024 mempertandingkan 13 nomor yaitu shooting putra, shooting putri, tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, ganda campur, trio putra, trio putri, trio campur 2 putra 1 putri, trio campur 2 putri 1 putra, beregu putra dan beregu putri.
Tim Indonesia memulai Olimpiade Catur FIDE ke-45 dengan hasil yang memuaskan. Baik di kategori Terbuka maupun Wanita, Indonesia berhasil meraih kemenangan telak 4-0 masing-masing atas Grenada dan Bhutan. Anda bisa membaca hasil lengkapnya dalam berita ini. Di pertandingan lain, GM Levon Aronian melakukan blunder dengan kehilangan satu perwira melawan FM Andre Mendez, yang memiliki rating 607 poin lebih rendah. Meski begitu, Aronian tetap berhasil menang dan membantu tim unggulan Amerika Serikat mencatatkan skor 3.5-0.5 atas Panama. Hasil remis GM Wesley So yang solid membuatnya terlempar dari peringkat 10 besar dunia. Pada babak pertama Olimpiade Catur FIDE ke-45, tidak ada tim unggulan utama yang kehilangan lebih dari setengah poin. Meski beberapa GM papan atas seperti Shakhriyar Mamedyarov, Nodirbek Yakubboev, dan Aryan Tari beruntung bisa lolos dari posisi kalah dan meraih hasil remis. Sementara itu, di Olimpiade Catur Wanita FIDE ke-45, tim-tim unggulan juga menunjukkan domina...

gitu tok aku juga ga bisa
ReplyDeleteWaw
ReplyDeleteKeren
ReplyDelete